Jumat, 27 Maret 2009

titik balik

delik buaian sesosok iman terselubung menyuruh ku bergelimang syukur.. hari dimana jiwa teriak dan mengamuk tersiksa tak lelah membusuk di keheningan lisan saat berhadapan denganMu

Ya Rabb Ya lathif.. hina aku bertandang di syurgaMu, tak kuasa pun jua ku sedetik menaruh langkah di nerakaMu...
Dosa-dosa diri terkoyak hebat ketika aliran suci setetes airmata jatuh mengenai titik balik keimananku...


meretas masa ketika diri menumpahkan cawan berisi kepercayaan seseorang,, menjatuhkannya dengan keras, membiarkanya menangis,, menjadikan ku lelaki terbodoh di hadapanya... ia kini jauh.. ia kini sangat jauh... ia kini sangat amat jauh... hatinya bangkit dengan segera tanpa tolehan ke belakang... Sang kholik lebih berpihak kepadamu, mungkin karana derajat kita berbeda...
ku satukan pecahan cawan itu, mengumpulkan tumpahan kepercayaan dan menyusul untuk bangkit..



Ya Allah, jadikan aku lelaki biasa yang hanya dikenal oleh orang-orang pilihanMu, mengerjakan hanya yang Kau arahkan, menangis hanya karna Durhaka kepadaMu, mencintaiMu dengan Mencintai apa-apa dan siapa-siapa saja yang mencintaiMu... pertemukan aku kepada Ia yang mencintaiku karnaMu Ya Allah...

segerakan celoteh kalbu tentang syurga, merangsang iman tuk panjat derajat kesholehan, dan bimbing diri ini kedalam kebaikan

Jumat, 30 Mei 2008

tragedi mio on vacation

assalamualaikum

25mei2008, ane n tmen2 muslim cendekia lgi ada acara outbound n family gathering di cisarua... semua fun, semua gembira dengan kesibukanya masing2, acranya bnyak buanget, ada outbound, brenang, ESQ, n all the fun things we know, tapi semua cma kayaknya pemanis sbelum tragedi itu menjelang(ceilah...)

jam2.00 kurang lebih semua pulang dengan 2bus n beberapa mobil pribadi milik para orang tua murid MC,
sebelum itu semua orang dikasih ksempatan bwt belanja2 souvenir... hehe karna ga kpikiran, ane cuma beli selei pisang n kripik bayem...

singkat cerita karna badan yang menolak ikut bus yg tersedia dan ajakan untuk pulang naek motor akhirnya ikut lah diriku dengan motor mio untuk pulang ke tangerang

acara pulang pun dijalan kan,, 2bus itu pun jalan lebih dahulu,
disisi lain ada 2 motor yang siap melaju dengan 4 orang di atasnya...
dan mereka berangkat dengan mengkomat-kamitkan doa di bibir mereka masing2,

awalnya semua berjalan begitu santai dan relax dengan angin sejuk puncak meraba2 kulit yang tak tertutupi kain penuh keringat,,,

selum sampai 10km, sudah ada musibah,

cobaan1->>>>>>>>kita berhenti di perempatan lampu merah, dari kejauhan ruame bgt, ad org pke seragam ijo2... eh stlah di lirik lebih dalam, ternyata razia surat2 motor, langsung aja yang ngemudiin motor mio yg lg ane boncengin pindah n ganti sama yang punya SIM, hehe(emang pada bandel).. dan saat lampu iko, motor tiger yauitu motor satunya lg lolos tanpa tangjkapan, tp naasnya motor mio yg kena, alhamdulillah yg make dah ganti jd ga kena tilang.... fyuh

cobaan2->>>>>>>>karna motor ini motor mio, n yg make pun terhitung XL, jd beban otomatis bertambah, semakin di rasa smakin yakin klo ban belakang kempes, ya udah mampir dulu bmt ngapelin bengkel mini alias tempat ngisi angin, tp ini cobaan yang cukup ringan toh, jd masih alhamdulillah

cobaan3->>>>>>>>dari tempat ngisi angin, kira2 2 kiloan, terasa motor kembali berat, apakah gerangan wahai mio???? karna kspakatan di atas moyor, akhirnya diputuskan untuk di tambal, dan bnar juga, ban belakang td bocor n perlu di tambal,,,,,,,,

cobaan4->>>>>>>>melewati kawasan parung, kami tiba di kawasan sekitar puspitek yang bnyak lubang2 besar krn bnyk truk2 gede yg lewat,(pasti udh pada nebak apa yang terjdi stlah tu...)yuphhhhh!! kejadian plg naas terjadi.... motor tiger melaju duluan dengan baik, kami penghuni mio terjebak oleh 3 motor yg da d dpan n kanan kiri. awalny fine2 aja, sampe......."GUBRAK!!!!4x)" motor mio kami pun menghantam lubang yg dualem,,, ada 4 lobang lagi... haduhh... itu terjadi krna motor2 yg ada di depan menghalangi pandangan.. 10meteran stlah hantaman keras itu, motor masih jalan normal tp sanagt berat... punggung ane sakiiiiiiiiiiiiiiitttttttttttt banget!!!!!!!!!! krna ane g siap sma hntaman tadi... tp pngemudi bae2 ajah...alhamdulillah, kami pun turun n lihat ban blakang, benra saja. tromol ban itu patah gak parah.. motor msh bsa dijalanin walau dengan pelan dan ban belakang yang goyang2,,, dan kami pun menghilangkan rasa cape n bete dengan buat video motor mio itu yang goyang2 ga karuan... begitulah sampai SDIP MC dan sampai jam 20.25WIB..mungkin dalam waktu dket video itu bsa d liat di blog ini..


huhuhuhu... memang khendak allah ga ada yg bsa nolak.. tp ane bersyukur bgt coz semua selamet tanpa luka sedikitpun... yahhh walau harus merasa ngilu di punggung yg agak lama, tp ane bersyukur bisa mengucap alhamdulillah stelah kjadian itu...


wassalamualaikum

Minggu, 27 April 2008

Sekarang saat dahulu


Aku datang dengan pikiran sehatku

Memusatkan perhatian pada masa laluku

Lalu mendobrak anggapan tentang dahulu yang biru

Memang… aku ingin kembali

Aku, yang dulu kumuh akan dosa,

Dan

Mencoba pasrah akan waktu yang membeku

Karna aku, saat itu masih lusuh, bagai sampah di hamparan bunga, cukup hina bagi sampah sepertiku

Yang mengais perhatian, di atas semua gunjingan

Aku, yang sekarang, lebih kumuh, tapi mungkin tanpa dosa

Tetap pasrah pada waktu yang masih membeku

Karna aku saat ini mulai merekah,

Bagai bunga di hamparan sampah, cukup berguna bagi segalanya.

Tapi aku

Tetap mengais perhatian, di atas semua pujian

Akar jiwa

Luapan dosa, suaranya membahana keseluruh nyawa

Sampai akarnya tak lagi menggantung dalam raga

Aku tak segan tuk mengerti,

Karna lukisan dari dinding sukma telah tertunda,

Dan kini, bahasanya merubah segala yang kasat mata.

Tanpa tahu luapan dosa mereka tak terbendung dengan segera,

Sampai nyawa pun dapat mengakhiri harga sebuah mimpi

Maka, balutan kasih sebuah nyawa

Takkan mengindahkan kata dari suatu rasa

Yang memaksa dunia memuntahkan manusia yang berdosa

Hingga mereka merasa itu akhir segala yang bernyawa

Karna mereka cukup segan tuk mengerti apa itu dunia

Terlambat menanti malam

Seorang pria, entah kenapa selalu berlari.

Berlari tanpa henti

Tepat saat sore mulai hilang.

Tatkala ia berhenti, nafasnya terengah-engah

Ternyata,

menangis pria itu dengan buliran pedih teramat sakit

alur air matanya, mengaliri keram kaki lelah berlari

kasihan…

berhari-hari datang di jalan hampa ini seorang diri.

Hanya berlari, lalu menangis…… entah

Kutanyakan hangat,

Ia menjawab parau:

“saat malam aku kehilangan,”

“saat malam aku kesepian,”

“saat malam aku sendirian”

“karna itu tak bosan, malam ku kejar walau kadang kaki ini menolak tuk mengiyakan kata hati yang terbiasa sendirian”

YouTube Videos